Bingung Memilih Apartemen Baru atau Seken?

Anda bingung dalam menentukan memilih apartemen baru atau seken? Jawabannya yakni tergantung kemampuan dan kebutuhan, baik apartemen baru ataupun seken bisa menjadi pilihan tempat Anda dan keluarga untuk bermukim. Tapi, sebelum memutuskan membeli yang mana, bandingkan dulu plus minus apartemen baru dan seken.

memilih apartemen baru atau seken

Perbandingan Dalam Memilih Apartemen Baru atau Seken

Adapaun plus minum dalam menentukan memilih apartemen baru maupun seken diantaranya:

Harga

Apartemen seken umumnya jauh lebih mahal daripada apartemen yang baru di-launching. Bahkan, bisa dua kali lipat lebih mahal. Bila kondisi keuangan mumpuni dan stabil mungkin harga tak akan menjadi masalah.

Waktu

Apartemen seken memang lebih mahal, tapi Anda tidak perlu menunggu lama-lama untuk langsung menempatinya. Bandingkan dengan apartemen baru, apalagi yang belum memulai tahap konstruksinya.

Anda harus rela menunggu 18 – 24 bulan lamanya untuk bisa menempati unit apartemen tersebut. Kalau kebutuhan untuk segera pindah mendesak, tentunya Anda tak mau menunggu terlalu lama, kan?

Waktu Penggunaan

Tergantung status legalitas apartemen (apakah HGB, HGB atas HPL, dll), apabila yang dibeli adalah apartemen baru, tentu jangka waktu tinggal yang Anda dapatkan bisa penuh. Bila jangka waktunya 30 tahun, maka selama ini pulalah Anda bisa tinggal di unit tersebut.

Berbeda halnya bila Anda membeli apartemen seken dengan status legalitas yang sama yang sudah berumur 10 tahun. Maka jangka waktu Anda untuk bisa menempati unit tersebut, otomatis lebih pendek, tinggal 20 tahun saja.

Kualitas Bangunan

Enaknya membeli apartemen seken, Anda bisa langsung mengecek kualitas bangunan hingga kelengkapan failitas yang dimiliki. Hal ini tidak bisa dilihat bila yang Anda beli adalah apartemen baru yang masih dibangun. Baik kualitas bangunan hingga fasilitas hunian baru bisa terlihat setelah pembangunannya rampung.

Baca Juga:  3 Tips Perencanaan Keuangan Renovasi Rumah yang Wajib Anda Ketahui

Memang di brosur penjualan biasanya sudah dicantumkan spesifikasi material dari bangunan apartemen juga fasilitas hunian apa saja yang akan melengkapinya, namun tak menutup kemungkinan apa-apa yang sudah tertulis “meleset”.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *