8 Tips Untuk Mendesain Balkon Yang Efektif Digunakan

 8 Tips Untuk Mendesain Balkon Yang Efektif Digunakan

Sangat sulit untuk menjual unit rumah atau apartemen tanpa balkon – ruang luar ruangan untuk dinikmati bersama teman dan keluarga ada di bagian atas adalah salah satu nilai plus yang menambah keinginan banyak pembeli.

Tetapi terlalu sering balkon dirancang dengan buruk dan akhirnya hanya menjadi ruang penyimpanan luar ruangan yang akhirnya terbiarkan. Dan karena mahal untuk dibangun, mereka menjadi beban dan bukan aset.

Jadi bagaimana cara untuk dapat membuat balkon yang akan digunakan dengan maksimal oleh orang-orang?

Kebisingan

Balkon yang terbuka dan menghadap langsung ke jalan yang bising hanya akan digunakan untuk waktu yang singkat. Dan berdiri di balkon sebentar saja dirasa sudah cukup. Namun, jika jalan tersebut sibuk dengan aktivitas pejalan kaki, orang dapat menikmatinya meskipun kebisingan dan balkon besar dijamin.

Kurangi Angin

Orang tidak akan mau menggunakan balkon yang berangin, tetapi lantai yang tinggi biasanya terkena angin kencang. Untuk mengurangi dampak angin, bangun balkon tersembunyi (balkon dipasang di antara dinding kanan kiri). Atau lindungi sisi balkon dengan kaca yang memenuhi sisi kanan dan kiri. Jika ini belum cukup, balkon bisa dibuat hampir tertutup sepenuhnya.

Kanopi / Atap

Bahkan di iklim dingin, naungan dari panas dan silau itu penting. Balkon yang menghadap ke selatan dapat dengan mudah dinaungi oleh balkon dalam di atasnya. Balkon yang menghadap ke timur dan barat tidak dapat teduh dengan cara ini karena rendahnya sinar matahari, dan memerlukan tirai teras untuk perlindungan.

Ukuran

Kedalaman terkecil yang dapat digunakan untuk balkon berdiri adalah 0.5 meter. Pada 1 meter dua orang bisa duduk untuk minum kopi walaupun agak berhimpitan. 2 meter memungkinkan empat orang untuk duduk di sekitar meja makan.

Naik dari 2 hingga 2.5 meter akan membuatnya lebih nyaman, tetapi lebih dalam sebagian besar hanya berguna saat mengadakan grup besar. Tergantung ukuran rumah minimalis dan keinginanmu. Kamu bisa menyesuaian ukuran balkon dengan mengukur kenyamanan dan keinginan.

Sebuah studi baru-baru ini tentang membesarkan anak-anak di gedung-gedung tinggi menunjukkan dimensi minimum 2,4 meter dengan lebar 2,7 meter umtuk memberikan keleluasaan.

Privasi

Privasi biasanya tidak menjadi masalah dengan balkon. Pengecualiannya adalah ketika dua bangunan dekat saling berhadapan, dan kemudian, pagar buram atau semi-buram dapat dibuat dari beton, kaca buram atau kisi-kisi padat.

Menambahkan Perlindungan

Secara bawaan, sebagian besar balkon di gedung baru sangat terbuka. Balkon menonjol dari permukaan bangunan dan memiliki pagar kaca. Ini bagus karena balkon yang menonjol sepenuhnya lebih baik daripada balkon yang sepenuhnya tersembunyi, karena memungkinkan pemandangan yang lebih baik.

Namun, jika balkon cukup dalam, desain yang tersembunyi sebagian bahkan lebih baik. Melihat bagaimana desain yang dibuat oleh developer. Balkon semacam itu memberikan perlindungan dari cuaca di satu sisi, dan pemandangan 180 derajat di sisi lain.

Tingkat kecerahan pagar juga penting. Pagar transparan memungkinkan Anda melihat ke luar sambil duduk.

Yang penting dilakukan di lantai atas, karena mungkin tidak banyak yang bisa dilihat setinggi mata. Di lantai bawah, pagar buram memberikan privasi dari bangunan tetangga, sambil tetap memberi pemilik pemandangan.

Akses

Rumah minimalis biasanya memiliki luas yang terbatas. Sehingga penempatan balkon hanya tersisa di sebelah kamar. Lokasi balkon di dalam unit membuat perbedaan besar. Balkon yang diakses dari ruang tamu atau dapur akan terasa lebih nyaman dan akan digunakan lebih sering daripada yang terhubung melalui kamar tidur.

Balkon yang hanya bisa diakses melalui kamar tidur tidak nyaman dan tidak leluasa. Memaksa tamu berjalan melalui kamar seseorang untuk mengakses balkon dan akan mengakibatkan penggunaan yang lebih rendah.

Pemandangan

Jangan terlalu khawatir tentang pemandangan dari balkon rumah- meskipun pemandangan indah dari balkon memang menyenangkan, namun hal itu jelas tidak perlu. Orang-orang kebanyakan menggunakan balkon untuk menghabiskan waktu di luar ruangan, bukan untuk melihat pemandangan yang sama seperti yang mereka lihat dari dalam unit mereka.

Karena seharian di dalam ruangan bisa memicu stess. Maka menggunakan balkon sekedar untuk meminum teh dan kopi disertai makanan ringan sangat membantu mengurangi beban pikiran. Sehingga memikirkan pemandangan adalah hal yang tidak terlalu dipusingkan.

majalahproperti

0 Reviews

Write a Review

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *